Perempuan.co

Berita Independent & Inspiratif

URL Berhasil Disalin
Woman

9 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Kencan di Usia 30-an

9 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Kencan di Usia 30-an
Foto : Kencan , Source : pixabay.com

Kencan di usia 20-an akan terasa berbeda dengan usia 30-an. Konsep kencan dengan sendirinya akan berubah di usia 30-an.

Pada usia 20-an, kencan sering kali terasa seperti sesuatu yang menyenangkan. Beberapa orang bahkan tak mencari hubungan yang serius. Namun, konsep itu berubah pada usia 30-an.

Pada usia 30-an, kencan bukan lagi perkara senang-senang. Tak menutup kemungkinan akan munculnya sebuah harapan akan pernikahan dan hidup bersama. Apalagi pada rentang usia 30-an, banyak teman atau orang di sekitar yang telah hidup berkeluarga.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda berkencan di usia 30-an, mengutip berbagai sumber.

1. Kenali diri

Mengenali diri sendiri adalah kunci dari sebuah hubungan. Dengan tak mengenal diri sendiri, maka kencan hanya akan membuang waktu Anda. Betapa tidak, baik pasangan atau Anda, bahkan tak tahu bagaimana cara terbaik untuk memperlakukan Anda sendiri.

2. Lupakan target

Pada usia 30-an, banyak teman atau orang di sekitar yang akhirnya menikah dan membangun keluarga kecil masing-masing. Tak heran jika Anda terdorong untuk mengalami hal yang sama, menikah dalam waktu cepat.

Namun, Anda diingatkan untuk tidak membuat keputusan romantis hanya berdasarkan ‘deadline’. Tak ada ‘deadline’ dalam pernikahan.

“Cinta bisa muncul pada usia berapa pun. Jangan biarkan status lajang membuat Anda berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan diri Anda,” ujar psikolog Shanta Jackson, mengutip Mind Body Green.

3. Sembuhkan luka lama

Kencan di usia 30-an bisa berarti bahwa Anda telah meninggalkan luka akibat hubungan-hubungan yang pernah dijalani sebelumnya. Jika luka masa lalu menimbulkan trauma, Jackson menyarankan Anda untuk melakukan terapi untuk mengatasinya terlebih dahulu.

“Hubungan tak akan berjalan baik jika masih ada trauma di dalam diri,” kata Jackson.

4. Hentikan permainan, tak perlu malu-malu

Sering kali orang terperangkap pada sebuah permainan dalam hubungan. Jackson menyarankan, hindari taktik-taktik kuno seperti menunggu pesan yang datang dari si dia setelah tiga hari sejak kencan pertama.

“Jika Anda menginginkannya, maka hubungi dia. Penolakan adalah hal yang biasa, Anda akan baik-baik saja,” kata Jackson.

5. Perjelas apa yang Anda inginkan

Sering kali orang terlarut dalam hubungan yang mengalir dengan sendirinya dalam waktu yang terlalu lama. Namun, cara ini sebaiknya dihindari saat Anda berkencan di usia 30-an.

Alih-alih membiarkan hubungan mengalir dengan sendirinya, Anda justru disarankan untuk mempertegas apa yang sebenarnya Anda harapkan dari sebuah hubungan yang dijalani sejak awal.

“Jika Anda berkencan dengan harapan untuk menikah, sampaikan itu sejak awal,” kata Jackson.

Bersikap terbuka tentang menginginkan sesuatu yang serius secara alami akan menghilangkan konsep kencan yang hanya bersenang-senang.

6. Hilangkan ekspektasi

Terkadang, seseorang terus mempertahankan hubungannya dengan pasangan karena perasaan yakin bahwa pasangan akan berubah menjadi lebih baik di kemudian hari. Psikolog menyebut fenomena ini sebagai ‘ikatan fantasi’.

Namun, perlu diingat, Anda tak memiliki ‘tongkat ajaib’ untuk memperbaiki siapa pun.

“Kemungkinannya adalah jika seseorang telah seperti itu selama 30 tahun, maka Anda tak dapat mengubahnya. Yang ada saat ini adalah apa yang ada saat nanti,” ujar Jackson.

7. Tingkatkan komunikasi

Komunikasi yang lebih baik menjadi perbedaan utama dari kencan di usia 20-an dan 30-an.

Jackson mengatakan, komunikasi yang efektif dapat membantu menghilangkan asumsi dan memastikan bahwa Anda dan pasangan berada pada halaman yang sama. Berlatih-lah untuk mengekspresikan pikiran Anda sepenuhnya.

8. Jangan hanya mengandalkan aplikasi kencan

Aplikasi kencan memang bisa menjadi sumber yang baik bagi Anda untuk bertemu dengan orang-orang baru. Namun, dengan begitu, berarti Anda hanya tetap berada di zona nyaman.

“Keluar lah dari zona nyaman. Hadiri pertemuan sosial dan berkenalan dari orang baru di dunia nyata. Pasangan masa depan mungkin tidak ada di aplikasi,” kata Jackson.

9. Lupakan tipe pasangan ideal

Usia 30-an adalah waktu yang tepat untuk keluar dari ‘tipe pasangan ideal’. Pada fase ini, Anda disarankan untuk menjalin hubungan dengan seseorang atau pribadi yang benar-benar baru bagi Anda.

“Sering kali ada kejutan yang luar biasa saat Anda benar-benar menikmati berkencan dengan orang yang berada di luar ‘tipe ideal’ Anda di masa lalu,” ujar dating expert, Julia Spira, mengutip Well and Good.

Source : CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten